You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kebaron
Desa Kebaron

Kec. Tulangan, Kab. Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur

MENGHIDUPKAN KEMBALI SEMANGAT GOTONG ROYONG DI DESA KEBARON

Administrator 09 Juni 2026 Dibaca 11 Kali
MENGHIDUPKAN KEMBALI SEMANGAT GOTONG ROYONG DI DESA KEBARON

GERGAJI TANGAN: Kompaknya Warga Kecamatan Tulangan Lewat Aksi Nyata Gotong Royong

Kecamatan Tulangan – Ada yang berbeda dari rutinitas warga di lingkungan Kecamatan Tulangan belakangan ini. Jika mendengar kata "Gergaji Tangan", jangan bayangkan alat pertukangan yang tajam. Di sini, GERGAJI TANGAN adalah sebuah gerakan super positif yang merupakan akronim dari Gerakan Rutin Gotong Royong dan Kerja Bakti di Kecamatan Tulangan.

Mengapa Harus "GERGAJI TANGAN"?

Nama unik ini sengaja dipilih bukan tanpa filosofi. Gergaji tangan adalah alat yang baru bisa berfungsi maksimal jika digerakkan maju-mundur secara konsisten dengan kekuatan tangan manusia. Begitu pula dengan kebersihan dan kenyamanan lingkungan di Kecamatan Tulangan. Lingkungan yang asri dan bebas banjir tidak bisa tercipta secara instan, melainkan butuh gerakan rutin (konsisten) dan uluran tangan bersama (gotong royong).

Camat Tulangan dalam salah satu kesempatannya menyampaikan:

"Melalui GERGAJI TANGAN, kita ingin menghidupkan kembali roh gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita. Urusan kebersihan lingkungan bukan cuma tugas petugas kebersihan, tapi tanggung jawab kita bersama yang hidup dan tinggal di Tulangan."


Aksi Nyata di Lapangan: Apa Saja yang Dilakukan?

Setiap kali jadwal GERGAJI TANGAN tiba, suasana di berbagai desa di wilayah Tulangan langsung berubah meriah. Pagi-pagi sekali, warga sudah berkumpul membawa cangkul, sapu lidi, arit, hingga tempat sampah.

Beberapa fokus utama dalam gerakan ini meliputi:

  • Pembersihan Saluran Air (Drainase): Mengingat cuaca yang tidak menentu, warga berfokus mengeruk sedimen lumpur dan mengangkat sampah yang menyumbat selokan demi mencegah genangan air dan sarang nyamuk DBD.

  • Penataan Taman dan Pembatasan Jalan: Memotong rumput liar di bahu jalan utama desa agar pandangan para pengendara tidak terganggu, sekaligus menanam tanaman hias agar wajah kecamatan terlihat lebih berseri.

  • Pembersihan Fasilitas Umum: Tempat ibadah, balai desa, pos kamling, dan lapangan olahraga desa tak luput dari sentuhan gotong royong warga.

Menariknya, keceriaan selalu pecah di paruh waktu kerja bakti. Ibu-ibu desa biasanya sudah siap di garis belakang dengan menyajikan teh hangat, kopi, gorengan, hingga rebusan hasil bumi seperti pisang dan ketela. Momen rehat inilah yang menjadi ruang silaturahmi paling hangat antartetangga.


Dampak Positif yang Mulai Terasa

Sejak gerakan ini digalakkan secara masif, perubahan positif mulai tampak jelas di Kecamatan Tulangan. Lingkungan menjadi lebih bersih, saluran air mengalir lancar, dan estetika wilayah meningkat.

Namun, dampak yang paling mahal harganya adalah eratnya rasa persaudaraan. Melalui GERGAJI TANGAN, sekat-sekat sosial melebur. Warga yang sehari-harinya sibuk bekerja, kini bisa saling menyapa, bercanda, dan bekerja sama bahu-membahu.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image